Featured

elzar

punten, masih didangdosan…
sorry, still under construction….

Advertisements

kawan baik

Kali ini gagak datang menghampiri kakatua yang sedang menyendiri.

“hai kakatua, aku hendak bertanya tentang kawan baik…” gagak memulai pembicaraan.

“siapa saja yang sudah kau temui hari ini?”  kakatua malah bertanya.

“hanya elang, memangnya kenapa?” gagak balik bertanya.

“apakah dia pernah menyuruhmu berhati2 dengan apa yang ada didepan dan dibelakangmu?”  kakatua bertanya lagi.

“tidak..kau juga tidak..apakah itu penting?” gagak bertanya lagi.

setengah terkejut kakatua berkata,
“ahh..sepertinya aku bukan kawan baikmu”.

nikmat & bahagia

Suatu pagi, kakatua dan rombongan lainnya flocking* di tepian hutan.

“kenikmatan yang tiada tara…” seru murai batu membuka obrolan, ia mengomentari cuaca pagi itu yang sangat cerah.
“biasanya seharian ini kan hujan terus ya..”

kutilang menyambutnya dengan berkata
“ya kau betul..buah2an di sekitar sini juga enak2, nikmat benar hidup kalau begini terus ya hehe”

obrolan asyik mereka sebenarnya agak terganggu oleh suara berisik pelatuk yang sedari tadi melubangi batang pohon.

Continue reading “nikmat & bahagia”

tentang hidup

Suasana pagi hari di hutan yang biasanya nyaman agak terlihat berbeda ketika sekumpulan satwa berkerumun dan saling berdiskusi.

Setengah berteriak, elang mendebat sengit pendapat seekor musang tentang kelahiran.

“Aku yang paling banyak bertarung dengan resiko tinggi untuk hadir dengan selamat ke dunia!” seru elang setengah menantang.
Kalimat ini terlontar menanggapi perkataan musang bahwa kelahiran musang lah yang menempuh resiko paling sulit diantara makhluk hutan.
“Kau sangat nyaman berada diketinggian dan ditutupi tajuk-tajuk pohon..” serunya.

[Kisah heroik yang melekat pada satu kelompok dan diketahui secara luas oleh kelompok lainnya di kalangan makhluk hutan, akan meningkatkan prestisenya dalam kehidupan sosial hutan. Karenanya perdebatan tentang siapa yang paling heroik acapkali berada dalam suasana yang panas]

Continue reading “tentang hidup”

memulai

Menjelang tengah malam burung hantu menghampiri kakatua yang setengah mengantuk.

“Aku hendak bertanya” kata burung hantu dengan gestur berdiskusi.
“Ya..?” jawab kakatua sambil sedikit menoleh.
“Bagaimana cara kita keluar dari sesuatu yang kita tahu itu tidak baik?”

Entah mengantuk atau malas menjawab,
kakatua berkata sambil berlalu:
“Jangan memulainya”.