kawan baik
March 2, 2010
Kali ini gagak datang menghampiri kakatua yang sedang menyendiri.
“hai kakatua, aku hendak bertanya tentang kawan baik…” gagak memulai pembicaraan.
“siapa saja yang sudah kau temui hari ini?” kakatua malah bertanya.
“hanya elang, memangnya kenapa?” gagak balik bertanya.
“apakah dia pernah menyuruhmu berhati2 dengan apa yang ada didepan dan dibelakangmu?” kakatua bertanya lagi.
“tidak..kau juga tidak..apakah itu penting?” gagak bertanya lagi.
setengah terkejut kakatua berkata,
“ahh..sepertinya aku bukan kawan baikmu”.
nikmat & bahagia
February 26, 2010
Suatu pagi, kakatua dan rombongan lainnya flocking* di tepian hutan.
“kenikmatan yang tiada tara…” seru murai batu membuka obrolan, ia mengomentari cuaca pagi itu yang sangat cerah.
“biasanya seharian ini kan hujan terus ya..”
kutilang menyambutnya dengan berkata
“ya kau betul..buah2an di sekitar sini juga enak2, nikmat benar hidup kalau begini terus ya hehe”
obrolan asyik mereka sebenarnya agak terganggu oleh suara berisik pelatuk yang sedari tadi melubangi batang pohon.
tentang hidup
February 24, 2010
Suasana pagi hari di hutan yang biasanya nyaman agak terlihat berbeda ketika sekumpulan satwa berkerumun dan saling berdiskusi.
Setengah berteriak, elang mendebat sengit pendapat seekor musang tentang kelahiran.
“Aku yang paling banyak bertarung dengan resiko tinggi untuk hadir dengan selamat ke dunia!” seru elang setengah menantang.
Kalimat ini terlontar menanggapi perkataan musang bahwa kelahiran musang lah yang menempuh resiko paling sulit diantara makhluk hutan.
“Kau sangat nyaman berada diketinggian dan ditutupi tajuk-tajuk pohon..” serunya.
[Kisah heroik yang melekat pada satu kelompok dan diketahui secara luas oleh kelompok lainnya di kalangan makhluk hutan, akan meningkatkan prestisenya dalam kehidupan sosial hutan. Karenanya perdebatan tentang siapa yang paling heroik acapkali berada dalam suasana yang panas]
memulai
February 24, 2010
Menjelang tengah malam burung hantu menghampiri kakatua yang setengah mengantuk.
“Aku hendak bertanya” kata burung hantu dengan gestur berdiskusi.
“Ya..?” jawab kakatua sambil sedikit menoleh.
“Bagaimana cara kita keluar dari sesuatu yang kita tahu itu tidak baik?”
Entah mengantuk atau malas menjawab,
kakatua berkata sambil berlalu:
“Jangan memulainya”.
Surat untuk Kakatua
February 14, 2010
Padepokan 25 Mei 2004
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Apa kabar? kagetkah aku menyapa?
Baru kali ini memang…aku juga tak tahu, tapi ini melintas begitu saja.
Harusnya aku tuliskan dari dulu..
Ngertikah kamu?
Tentu saja tak akan ngerti, karena aku belum pernah ngasih tau..
Oke aku kasih tau; aku ingin bicara dengan mu!
Bisa ngertikah kamu?
Ah…tentu saja tidak
buktinya kamu diam saja,
padahal tuanmu sudah melatih kau bicara
;…
baiklah aku gak bisa paksa kamu buat bicara
tapi aku ingin setidaknya kamu merasa,
bisakah kamu?
Bodoh aku!
Tentu saja tidak;
karena kamu kakatua!
Wassalam
abstrak skripsi
February 13, 2010
VEGETATION FORMATION USED
BY BLACK-WINGED STARLING (Sturnus melanopterus, DAUDIN, 1800)
IN PULAU DUA NATURE RESERVE, BANTEN BAY, BANTEN PROVINCE
By:
Ade Rahmat
Supervised by:
Prof. DR. Johan Iskandar, M.Sc.
DR. Parikesit, M.Sc.
ABSTRACT








